Selasa, Maret 03, 2009

Ilmu Sebagian Dari Aktivitas

Dalam mempelajari filsafat ilmu jika kit melihat membaca bukunya serta secara sepintas saja mungkin itulah adalah suatu hal yang sangat mudah, namun jika kita mendalalami ilmu filsafat itu bukanlah suatu hal yang mudah karena butuh pikiran yang sangat luas. Dimana ilmu itu adalah



bagian dari aktivitas penelitian, metode ilmiah dan pengetahuan sistematis.
Metode ilmiah merupakan suatu prosedur dalam mendapatkan pengetahuan yang disebut sistematis.
Metode ilmiah merupakan suatu prosedur dalam mendapatkan pengetahuan yang disebut ilmu. Jadi ilmu pengetahuan itu dapat disebut ilmu, sebabilmu itu merupakan pengetahuan yang cara mendapatkannya harus memenuhi syarat-syarat tertentu dan melalui langkah-langkah yang tertentu pula. Misalnya melalui metode ilmiah dan penelitian.

A.Rumusan Masalah
1.Jelaskan yang dimaksud dengan metode ilmiah !
2.Mengapa ilmu dikatakan sebagai bagian dari aktivitas penelitian, metode ilmiah dan pengetahuan yang sistematis ?

B.Tujuan dan Manfaat
1.Tujuan
Tujuan pembuatan makalah ini adalah untuk mengetahui lebih mendalam tentang ilmu filsafat.
2.Manfaat
Manfaat dari pembuatan makalah ini adalah kita dapat mengetahui lebih mendalam lagi tentang apa itu filsafat ilmu.




ILMU SEBAGIAN DARI AKTIVITAS PENELITIAN,
METODE ILMIAH DAN PENGETAHUAN SISTEMATIS
A.Metode Ilmiah
Metode ilmiah merupakan proses dalam mendapatkan pengetahuan yang disebut ilmu. Tujuan mempelajari metode ilmiah adalah untuk memungkinkan kita melakukan penelaahan ilmiah secara baik.
Metode ilmiah merupakan prosedur dalam mendapatkan pengetahuan yang disebut ilmu. Jadi ilmu pengetahuan dapat disebut ilmu sebab ilmu merupakan pengetahuan yang cara mendapatkannya harus memenuhi syarat-syarat tertentu.
Berfikir adalah kegiatan mental yang menghasilkan pengetahuan. Metode-metode ilmiah merupakan ekspresi mengenai cara bekerja pikiran sesuai dengan apa yang diinginkan.
Berfikif deduktif memberikan sifatyang rasional kepada pengetahuan ilmiah dan bersifat konsisten dengan pengetahuan yang telah dikumpulkan sebelumnya. Proses kegiatan ilmiah dimulai ketika manusia mengamati sesuatu dan kita mempunyqa perhatian tertentu terhadap obyek tersebut.
Hipotesis ialah merupakan dugaan atau jawaban sementara terhadap permasalahan yang sedang kita hadapi. Hipotesis berfungsi sebagai penunjuk jalan yang memungkinkan kita untuk mendapatkan jawaban sementara yang membantu kita dalam melakukam penyelidikan. Alur berfikir yang tercakup dalam metode ilmiah dapat dijabarkan dalam beberapa lngkah yang mncerminkan taha-tahap dalam kegiatan ilmiah yaitu sebagai berikut :
1.Perumusan Masalah
2.Penyusunan kerangka berfikir dalam pengajuan hipotesis
3.Perumusan hipotesis
4.Pengujian hipotesis
5.Penarikan kesimpulan
Keseluruhan langkah ini harus ditempuh agar suatu penelaahan dapat disebut ilmiah.

B.Pengetahuan dan Ilmu Pengetahuan
Pengetahuan adalah hasil tahu manusia terhadap sesuatu, atau segala prbuatan manusia untuk memahami suatu obyek yang dihadapinya.
Cabang filsafat yang membahas pengetahuan disebut epistomologi. Itilah lain dalam kepustakaan filsafat dari epistomologi adalah ilsafat pengetahuan, gnsiologi, kritik pengetahuan, logika material, teori pengetahuan, kriteriologi.
Epistomologi adalah cabang filsafat yang membicarakan tentang terjadinya pengetahuan, sumber pengetahuan, asal mula pengetahuan, batas-batas, sifat-sifat, metode dan validiti pengetahuan.
Ilmu pengetahuan diambil dari kata bahasa Inggris Science, yang berasal dari bahasa lain Scientia dari bentuk kata kerja Scire yang berarti memplajari, mengetahui.
The Lian Gie membrikan pengertian Ilmu adalah rangkaian aktivitas penelahaan yang berarti penjelasan suatu metode untuk memperoleh pemahaman secara rasional empiris mengenai dunia itu dalam berbagai seginya. Dan keseluruhan pengetahuan sistematis yang menjelaskan berbagai gejala yang ingin dimengerti manusia.
Ilmu harus diusahakan denagn aktivitas manusia, aktivitas itu harus dilaksankan dengan metode tertentu, dan akhirnya aktivitas metodis itu mendatangkan pngarahan yang sistematis.
Penegetahuan ilmiah mempunyai 5 ciri pokok :
1.Empiris. Pengetahuan itu memperoleh berdasarkan pengamatan dan percobaan.
2.Sistematis. Berbagai keterangan dan data yang tersusun sebagai kumpulan pengetahuan itu mempunyai hubungan ketergantungan dan teratur.
3.obyektif. Ilmu berarti pengetahuan itu bebas dari prasangka perseorangan dan kesukaan pribadi.
4.analisis pengetahuan ilmiah berusaha membeda-bedakan pokok. Soalnya ke dalam bagian-bagian terperinci untuk memahami berbagai sifat, hubungan, dan peranan dan bagian-bagian itu.
5.Verivikatif. Dapat diperiksa kebenarannya oleh siapapun juga.
Metode ilmiah adalah penting bukan saja dalam proses penemuan pengetahuan namun lebih-lebih lagi dalam mengkomunikasikan penemuan ilmiah tersebut dalam masyarakat ilmuan. Maka dapat disimpulkan bahwa ilmu merupakan kumpulan pengetahuan yang disusun secara konsisten dan kebenarnnya telah diuji secara empiris/nyata.
Menurut Soejarman Soemarjometode-metode ilmiah secara garis besar ada dua macam, yaitu :
1.Metode ilmiah byang bersifat umum antar lain :
a)Metode sintesa yaitu cara penanganan suatu obyek tertentu dengan cara mengabung-ganbungkan pengertian yang satu dengan pengertian yang lain.
b)Metode deduksi yaitu car penanganan terhadap sesuatu obyek tertentu dengan jlan menari kesimpulan-kesimpulan mengenai hal-hal yang bersifat khusus.
c)Metode induksi yaitu cara penanganan terhadap suatu byek tertetu dengan jalan menarik kesimpulan-kesimpulan yang bersifat umum atau lebih umum.
2.Metode penyelidikan ilmiah antara lain :
a)Metode siklus
Ialah suatu cara penanganan suatu obyek ilmiah tertentu yang biasanya bersifat empiris dan penerapannya terjadi di tempt yang tertutup, seperti dalam laboratorium-laboratorium
b)Metode vertical
Metode yang digunakan dalam penyelidikan-penyelidikan yang peda umumnya mempunyai obyek meterialnya hal-hal yang pada dasarnya bersifat kejiwaan yang berupa tingkah laku manusia.

C.Struktur Pengetahuan Ilmiah
Pengetahuan yang diproses menurut metode ilmiah merupakan pengetahuan yang memenuhi syarat-syarat keilmuan, dengan demikian dapat disebut pengetahuan ilmiah atau ilmu.
Dalam menjelaskan pengetahuan ilmiah mempunyai fungsi yaitu secara garis besar terdapat 4 jenis penjelasan yakni :
1.Deduktif yaitu mempunyai cara berfikir deduktif dalam menjelaskan suatu gejala dengan menarik cara berfikir deduktif dalam menjelaskan suatu gejala dengan menarik kesimpulan.
2.Probabilistik yaitu penjelasan yang ditarik secara induktif dari sejumlah kasus yang dengan demikian tidak memberikan kepastian.
3.Penjelasan fungsional yaitu penjelasan yang melakukan sebuah unsure dalam kaitannya dengan system secara keseluruhan yang mempunyai karakteristik kea rah perkembangan tertentu.
Teori keilmuan juga mengenal kategori penyataan yang disebut prinsip. Prinsip dapat diartikan sebagai pernyataan yang berlaku secara umum bagi sekelompok gejala-gejala tertentu, yang mampu menjelaskan kejadian yang terjadi. Misalnya hokum sebab akibat sebuah gejala.

D.Susunan Ilmu Pengetahuan
Langkah-langkah ilmu pengetahuan
Setiap penyelidikan ilmiah selalu diawali dengan langkah-langkah yang sedang berlangsung sebagai berikut :
1.Perumusan masalah
Setiap penyelidikan ilmiah dimulai dengan merumuskan masalah-masalah dalm bentuk pernyataan agar ilmuan mempunyai jalan untuk mengetahui fakta-fakata apa saka yang harus dikumpulkan.
2.Penganmatan dan pengumpulan data/observersi
Penyelidikan ilmiah dalam tahap ini mempunyai corak yang empiris dan induktif dimana seluruh kegiatan diarahkan pada pengumpulan data dengan melalui pengamatan yang cermat.
3.Pengamatan dan klasivikasi data
Dalam tahap ini ditekankan dalam penyusunan fakta-fakta dalam kelompok tertentu, jenis tertentu, kelas tertentu berdasarkan sifat yang sama
4.Perumusan pengetahuan
Dalam tahap ini ilmuan mengadakan analisan dan sintesa secara induktif, dan mengadakan kesimpulan umum.
5.Tahap ramalan
Disini teori yang sudah terbentuk tadi diturunkan hepotesa baru dan dari hipotesa ini.
6.Pengujian kebenaran hipotesa
Dilakukan pengujian hipotesa dan itu artinya menguji kebenaran ramalan-ramalan tadi memlalui obsevasi terhadap fakta yang sebenarnya atau percobaan-percobaan.

E.Susunan Penulisan Ilmiah
Penulisan ilmiah mempunyai 2 aspek yakni gaya penulisan dalam membuat pernyataan ilmiah serta teknik diatasai dalam menyebutkan sumber dari pengetahuan ilmiah yang dipergunakan dalam penulisan.
Gaya penulisan ilmiah harus menggunakan bahasa yang baik dan benar. Sebuah kalimat yang tidak dapat diidentivikasi mana yang merupakan subyek dan mana yang merupakan predikat serta hubungan apa yang terkait antara subyek dan predikat kemungkinan akan merupakan info yang tidak jelas. Penggunaan kata harus digunakan secara tepat, artinya kita harus memilih kata-kata yang sesui dengan pesan yang ingin disampaikan.
Sedangkan yang ke dua adalah Tekhnik Notasi. Tekhnik notasi ialah cara kita mengidetivikasi orang yang membuat pernyataan, mengidentivikasi pernyataan itu apakah disampaikan. Apakah makalah, buku, seminar, dan sebagainya. Dan mengidentivikasi lembaga yang menerbitkan publikasi ilmiah tersebut beserta tempat dan waktu itu dilakukan.
Terdapat macam-macam tekhnik notasi ilmiah antara lain :
1.Yaitu catatan kaki (foot note)
Fungsi dari catatan kaki ialah sebagai sumber informasi bagi pernyataan yang dipakai dalam tulisan kita. Selain itu dengan adanyan catatan kaki, lebih memudahkan dalam teknik pengetikan.


2.Menggubakan pernyatan orang lain yang bias berupa kutipan langsung atanu kutipan tidak langsung
kutipan langsung merupakan pernyataan yang kita tuliskan dalam karya ilmiah kit, dalam susunan kalimat aslinya tanpa mengalami perubahan sedikitpun.
Kutipan tidak langsung yaitu mengubah susunan kalimat yang asli mengubah susunan klimat sendiri.

Kesimpulan :
a.Metode ilmiah merupakan proses dalam mendapatkan pengetahuan yang disebut ilmu. Tujuan mempelajari metode ilmiah adalah untuk memungkinkan kita melakukan penelaahan ilmiah secara baik.
b.Berfikir adalah kegiatan mental yang menghasilkan pengetahuan, dimana metode-metode ilmiah ini berfungsi atau menggunakan ekspresi mengenai cara kerja pikiran.
c.Pengetahuan adalah hasil tahu manusia terhadap sesuatu atau segala perbuatan menuasia untuk memahami suatu obyek yang dihadapinya



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar